Laman

Minggu, 29 September 2013

Tahu ngak sih ada 7  Bahaya onani bagi kesehatan jika dilakukan berlebihan........


Bahaya onani bagi kesehatan merupakan topik yang asik untuk dibahas. Ya, onani yang terlalu sering bisa memicu aktivitas berlebih pada saraf parasimpatik. Dampaknya adalah produksi hormon-hormon dan senyawa kimia seks meningkat teramasuk asetilkolin, dopamin dan serotonin.

Ketidakseimbangan kimiawi yang terjadi akibat hobi onani yang terlalu sering bisa memicu berbagai macam gangguan kesehatan antara lain sebagai berikut:

1. Rambut Rontok dan Kebotakan
Rambut rontok adalah efek lain dari onani atau masturbasi. Jika hal ini tidak diatasi, lama-kelamaan akan memicu kebotakan atau penipisan rambut pada pria. Sangatlah jelas bahwa akibat negatif dari melakukan onani/masturbasi dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah dan loyo sehingga aktifitas kerja akan terganggu dan menjadi tidak produktif lagi.
Setiap kali tubuhnya mengejang karena orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya jika terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari.

2. Kanker Prostat
Bahaya onani terhadap kesehatan selanjutnya adalah menyebabkan kanker prostat. Hal ini berdasarkan pada Penelitian dari Universitas Nottingham yang menyatakan bahwa kaum pria yang sering bermasturbasi di usia 20-30 tahun, lebih beresiko terkena kanker prostat. Para ilmuwan itu melakukan survey terhadap 800 pria, dan ditemukan bahwa 50% dari mereka menderita kanker prostat.

3. Ereksi Dini
Bahaya Onani bagi kesehatan yang lain adalah jerjadinya ejakulasi dini. Seperti pernyataan pakar seks Dr Andri Wanananda MS dalam sebuah konsultasi kesehatan.
 ”Hal ini disebabkan oleh kebiasaan tergesa-gesa saat onani/masturbasi karena ingin cepat merasakan kenikmatan orgasme seorang diri (self-satisfaction). Lalu ketika ia menikah, sifat tersebut masih terpatri pada dirinya hingga mengabaikan eksistensi isterinya. Itulah yang menyebabkan banyak kasus ejakulasi dini.”
4. Nyeri Punggung dan Selangkangan
Kontraksi otot saat mengalami orgasme bisa memicu nyeri otot, terutama di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan kosong tanpa pelumas, rasa nyeri juga bisa menyerang penis karena gesekan yang terjadi bisa menyebabkan lecet-lecet.

5. Impotensi/Lemah Syahwat
Bahaya onani bisa menyebabkan impoten. Gangguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang seksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu bisa menyebabkan impotensi yakni gangguan seksual yang menyebabkan penis tidak bisa berdiri sama sekali.

6. Kebocoran Katup Air Mani
Masturbasi yang terlalu sering akan mengganggu saraf seperti gangguan pada kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yag tepat. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun penis sedang dalam kondisi lemas.

7. Kehilangan Tenaga, Nutrisi dan Zat Tubuh
Karena masturbasi mudah dilakukan, banyak yang melakukannya tanpa merasa bahwa mereka telah kehilangan banyak tenaga dan tidak perlu lama lagi menunggu hidup. Orang yang berlebihan melakukan masturbasi biasanya warna kulit mereka pudar, pendapatnya tidak jelas, kurang cita-cita dan selalu stress.

Manfaat Masturbasi bagi kesehatan asal jangan berlebihan............. 

Seks solo atau masturbasi kerap meninggalkan rasa bersalah bagi mereka yang menganggapnya aktivitas tabu. Meski demikian, sebuah survei di AS menemukan, satu dari tiga orang mengaku masturbasi sekali atau dua kali seminggu.
Menurut seksolog Gloria Brame, masturbasi memberi efek positif bagi kesehatan. "Masturbasi aman dan tidak berbahaya sama sekali. Ini lebih sehat daripada kebiasaan seperti menyikat gigi setiap hari."

Ada lima alasan mengapa masturbasi  memberi manfaat kesehatan.

Mencegah kanker


Sebuah studi 2003 di Australia menemukan bahwa pria yang ejakulasi lebih dari lima kali seminggu sepertiga lebih sedikit berisiko mengembangkan kanker prostat. Sebabnya, racun yang menumpuk di saluran akan terdorong keluar dari sistem saat masturbasi.

Membuat organ vital kian perkasa


Seiring pertambahan usia, otot-otot melemah, termasuk di area genital pria. Seks teratur atau masturbasi akan menngaktifkan otot panggul dan mencegah disfungsi ereksi. "Seks dan masturbasi menjaga sudut di area intim tetap terjaga," ujar Brame. Untuk hasil maksimal, lakukan hubungan seks atau masturbasi 3-5 kali seminggu.  

Membantu ereksi lebih lama


Masturbasi membantu meregangkan otot-otot sehingga lebih tahan lama. "Masturbasi satu jam sebelum hubungan seks akan memberikan kendali lebih,"  kata Brame.

Menurut  Ava Cadell, latihan untuk mengetahui berapa lama orgasme akan meningkatkan kemampuan tahan lama. Jika membutuhkan waktu dua menit untuk mencapai klimaks, cobalah lakukan sebanyak tiga kali. Atau hitung berapa banyak gesekan yang mengantarkan ke puncak. Jika lebih dari 50, latih agar bisa mencapai 60. "Dengan latihan, pria menggandakan jumlah atau waktu selama sebulan," kata Cadell .

Meningkatkan kekebalan tubuh

Ejakulasi meningkatkan kadar hormon kortisol pria, ujar spesialis terapi hormon Jennifer Landa. Tapi peningkatan hormon stres saat ejakulasi sebenarnya meningkatkan kekebalan tubuh. "Masturbasi bisa menciptakan lingkungan yang tepat untuk kekebalan tubuh yang lebih kuat," katanya.

Memperbaiki suasana hati


Saat seorang pria mengalami ejakulasi. otak merilis zat kimia yang menyebabkan perasaan senang dan kepuasan seperti dopamin dan oksitosin."Orgasme merupakann ledakan dopamin terkuat tanpa obat. Otak orang yang orgasme seperti mereka yang kecanduan heroin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar