Laman

Jumat, 20 September 2013

5 Kesalahan Saat Bercukur dan Tip Bercukur Dengan Hasil Sempurna

5 Kesalahan Saat Anda Bercukur guys..........

Ada lima kesalahan besar yang paling sering dilakukan pria saat bercukur. Itulah sebabnya mengapa proses bercukur terkadang bisa berubah menjadi tragedi berdarah dan menyebalkan.
  • Persiapan yang buruk. Sebagian besar pria yang mengalami masalah seperti iritasi disebabkan oleh kurangnya persiapan. Salah satu bentuk persiapan yang harus Anda lakukan adalah mandi –atau setidaknya membasuh wajah dan area yang akan dicukur dengan air. Hal ini bertujuan untuk melembutkan kulit dan memperlebar pori-pori di area yang akan Anda cukur. Dengan demikian, rambut di area tersebut dapat lebih mudah dicukur dan terangkat. 
  • Salah arah. Rambut Anda tidak tumbuh dengan arah yang seragam –khususnya di area leher. Langsung mencukur tanpa mengenali arah pertumbuhan rambut hanya akan menimbulkan iritasi dan luka pada kulit. Gunakan jari-jari tangan untuk mengenali arah pertumbuhan rambut. Anda bisa mulai mencukur bagian kulit yang terasa lembut. Jika terasa tajam, itu artinya Anda bergerak ke arah yang salah. Iritasi dan area kulit yang memerah merupakan indikasi arah bercukur yang salah.
  • Terlalu memaksa. Anda mungkin bermaksud membersihkan rambut-rambut di wajah hingga tuntas. Tapi, menekan alat cukur kuat-kuat ke atas permukaan kulit hanya akan menimbulkan masalah. Gesekan dan rasa panas yang ditimbulkan akan membuat kulit teriritasi dan terluka. Lebih baik biarkan alat cukur Anda mengerjakan tugasnya tanpa ada ‘paksaan’.
  • Lama dan kotor. Tetap menggunakan pisau cukur yang sama selama berbulan-bulan tak akan membantu usaha Anda dalam membabat rambut-rambut tersebut. Apalagi jika Anda juga malas membersihkan perlengkapan bercukur Anda. Pisau yang tumpul dan kumpulan bakteri yang berdiam di pisau cukur akan meningkatkan risiko terjadinya iritasi.
  • Produk yang salah, entah itu cream, foam atau oil. Menggunakan produk bercukur yang sesuai dengan jenis kulit akan mempermudah proses bercukur. Shaving cream dan foam lebih cocok digunakan jika Anda memiliki jenis kulit berminyak. Sementara Anda yang memiliki jenis kulit kering, pilihan yang tepat adalah menggunakan shaving oil untuk membantu melicinkan kulit di area yang akan Anda cukur.  
     
    Ini Dia.......Tip Bercukur Dengan Hasil Sempurna
    Saat bercukur, kebanyakan pria hanya memasukkan alat cukur sebagai benda wajib untuk melakukan aktivitas ini. Kalaupun ada yang perlu ditambahkan, biasanya tak lebih dari foam. Padahal, untuk mendapatkan hasil pencukuran yang sempurna, Anda memerlukan lebih dari itu.

    Sebelum bercukur:
  • Gnakan exfoliant scrub dan air hangat untuk membuka pori-pori kulit. Idealnya, Anda memang harus mandi terlebih dulu sebelum bercukur. Tapi menutup  wajah Anda dengan handuk hangat selama beberapa menit juga dapat membantu memudahkan proses bercukur.
  • Shaving Oil. Ini adalah suatu keharusan. Tujuannya untuk melembutkan rambut-rambut yang akan Anda cukur dan membuka pori-pori di area yang akan Anda cukur. Sehingga hasil pencukuran akan lebih rapi. Pilih shaving oil yang menggunakan bahan dasar alami seperti minyak biji bunga matahari, kelapa, zaitun atau minyak dari tanaman lainnya. Minyak dari tanaman cenderung tak menyumbat pori dan menyebabkan kerusakan pada kulit. 
Saat bercukur. Sebelum memulainya, Anda memerlukan substansi lain untuk lebih memudahkan proses yang akan Anda jalani. Dalam hal ini, Anda memerlukan busa. Ada beberapa produk yang dapat Anda pilih:
  • Cream/foam. Keduanya cukup serupa. Namun foam mengandung lebih banyak udara dan biasanya disimpan dalam kemasan kaleng. Sedangkan krim mengandung lebih sedikit udara dan disimpan dalam kemasan botol berukuran kecil atau tube. Kedua produk ini sama-sama berfungsi untuk melembutkan rambut seperti halnya shaving oil. Namun, kelebihan shaving foam dan krim adalah kemampuannya untuk melembapkan sekaligus sebagai pelumas kulit. Untuk hasil maksimal, berikan sedikit pijatan ringan dengan jari-jari saat mengaplikasikan kedua produk tersebut.
  • Shaving soap. Pada dasarnya, shaving soap memiliki fungsi yang sama dengan foam atau krim. Tapi sayangnya produk yang satu ini tak memiliki kandungan moisturizer, sehingga lebih berisiko menimbulkan kulit kering.
  • Alat cukur. Ada dua jenis alat cukur: elektrik dan manual. Dibanding alat cukur manual, alat cukur elektrik tidak dapat memangkas rambut hingga ke lapisan dalam. Namun ini membuat risiko Anda mengalami iritasi kulit menjadi lebih rendah. Sedangkan alat cukur manual atau reusable razor, biasanya dapat memberi hasil pencukuran yang lebih rapi dan bersih. 
Setelah bercukur. Produk dari grup ini biasanya bertujuan untuk mengatasi masalah iritasi atau kulit kering akibat bercukur. Beberapa produk bahkan dapat membantu proses penyembuhan luka gores. Untuk mudahnya Anda bisa memilih aftershave balm atau gel yang memiliki kandungan vitamin C dan E, minyak alami atau moisturizer dan aloe vera. Jika Anda tak terlalu suka menggunakan  aftershave balm atau gel, Anda bisa memercikkan air dingin ke wajah. Ini akan membantu menutup kembali pori-pori yang sebelumnya terbuka. Setelah itu aplikasikan moisturizer yang biasa Anda gunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar